Bismillahirrahmanirrahim. Pandemi Covid-19 yang sudah berjalan lebih dari tujuh bulan sejak pertama kali dikonfirmasi di Indonesia pada 2 Maret 2020 memaksa banyak sekolah beralih dari pembelajaran tatap muka ke pembelajaran daring. Sebagai bentuk dukungan terhadap adaptasi ini, saya berkesempatan membagikan sedikit ilmu tentang pemanfaatan teknologi untuk kegiatan belajar mengajar.
Latar Belakang
Kebijakan social distancing yang diterapkan untuk memutus rantai penyebaran virus berdampak signifikan pada dunia pendidikan. Perubahan drastis dari pembelajaran tatap muka menjadi daring menjadi tantangan besar, khususnya bagi para guru yang harus beradaptasi dengan teknologi informasi agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan efektif.
Apa yang Saya Sampaikan/Lakukan
Pada Sabtu, 7 November 2020, saya berkesempatan menjadi narasumber dalam Pelatihan Pembuatan dan Pengelolaan Website (Blog) untuk Pembelajaran Daring yang diselenggarakan di SDN 5 Kota Bima. Bersama rekan saya, Wahyudin, kami membimbing 30 guru dalam memahami dan mengelola platform blog sebagai media pembelajaran online.

Suasana & Antusiasme Peserta
Acara ini turut dihadiri oleh Taufik Rahman, S.Pd, M.Pd., selaku Kabid Dikdas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bima, sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah dalam memajukan sistem pendidikan di tengah situasi pandemi. Kepala SDN 5 Kota Bima, Suhardin, S.Pd, M.Si., yang juga menjabat sebagai Ketua PGRI Kota Bima, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya pelatihan ini. "Alhamdulillah, sekarang guru-guru sudah memiliki web (blog) dan mengerti cara mengelolanya," ujarnya saat diwawancarai. Beliau juga mengungkapkan rencana besar untuk menjadikan SDN 5 Kota Bima sebagai sekolah dasar pertama di Bima yang memiliki website resmi, serta komitmen untuk terus mengadakan pelatihan-pelatihan serupa.
Insight & Pembelajaran
Sebagai seorang yang terlibat langsung dalam pelatihan ini, saya merasakan semangat luar biasa dari para guru yang ingin terus berkembang demi keberlangsungan pendidikan di tengah situasi sulit ini.
Penutup
Semoga pelatihan ini menjadi langkah awal bagi transformasi digital di dunia pendidikan, khususnya di Kota Bima. Publikasi mengenai kegiatan ini juga telah tayang di portal berita Alif MH - Info.
